Archive

Archive for the ‘Kuliah IT Telkom’ Category

Knapsack Problem dengan Algoritma Genetika

January 18th, 2009

1. KNAPSACK PROBLEM

Knapsack Problem merupakan suatu masalah bagaimana cara menentukan pemilihan barang dari sekumpulan barang dimana setiap barang mempunyai weight dan profit masing-masing, sehingga dari pemilihan barang tersebut didapatkan profit yang maksimum.

Knapsack problem merupakan salah satu dari persoalan klasik yang banyak ditemukan dalam literatur-literatur lama dan hingga kini permasalahn tersebut masih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nyata dari Knapsack Problem ini misalnya, jika ada seorang pedagang barang kebutuhan rumah tangga yang berkeliling menggunakan gerobak. Tentu saja gerobaknya memiliki kapasitas maksimum, sehingga ia tidak bisa memasukkan semua barang dagangannya dengan seenak hatinya. Pedagang tersebut harus memilih barang-barang mana saja yang harus ia angkut, dengan pertimbangan berat dari barang yang dibawanya tidak melebihi kapasitas maksimum gerobak dan memaksimalkan profit dari barang-barang yang ia bawa.

Banyak algoritma yang dapat digunakan untuk menyelesaikan Knapsack Problem ini, misalnya Algoritma Brute Force, Branch and Bound, Greedy, dana lain-lain. Untuk tugas AI kali ini, kami akan mencoba menyelesaikan Knapsack Problem dengan menggunakan Algoritma Genetika.

2. ALGORITMA GENETIKA

Algoritma genetika adalah algoritma komputasi yang diinspirasi oleh teori evolusi yang kemudian diadopsi menjadi algoritma komputasi untuk mencari solusi suatu permasalahan dengan cara yang alamiah. Algoritma ini dikembangkan oleh Goldberg yang terinspirasi dari teori evolusi Darwin yang menyatakan bahwa kelangsungan hidup suatu makhluk dipengaruhi oleh aturan “yang kuat adalah yang menang”. Darwin juga mengatakan bahwa kelangsungan hidup suatu makhluk dapat dipertahankan melalui proses reduksi, crossover, dan mutasi.

Sebuah solusi yang dibangkitkan dalan Algoritma Genetika disebut sebagai kromosom, sedangkan kumpulan kromosom-kromosom tersebut disebut sebagai populasi. Sebuah kromosom dibentuk dari komponen-komponen penyusun yang disebuat sebagai gen dan nilainya dapat berupa bilangan numerik, biner, simbol atau pun karakter tergantung dari permasalahan yang ingin diselesaikan. Kromosom-kromosom tersebut akan berevolusi secara berkelanjutan yang disebut dengan generasi. Dalam tiap generasi, kromosom-kromosom tersebut dievaluasi tingkat keberhasilan nilai solusinya terhadap masalah yang ingin diselesaikan (fungsi_objektif) menggunakan ukuran yang disebut fitness.

Untuk memilih kromosom yang tetap dipertahankan untuk generasi selanjutnya, dilakukanlah proses seleksi. Kromosom dengan nilai fitness tinggi akan memiliki peluang lebih besar untuk terpilih lagi pada generasi selanjutnya.

Offspring merupakan kromosom-kromosom baru yang dibentuk dengan cara melakukan perkawinan antar kromosom dalam satu generasi, atau sering disebut sebagai proses crossover. Jumlah kromosom yang mengalami crossover ditentukan oleh parameter Pcrossover. Mekanisme perubahan susunan unsur penyusun makhluk hidup akibat adanya faktor alam disebut dengan mutasi. Jadi, mutasi direpresentasikan sebagai suatu proses berubahnya satu atau leih nilai gen dalam kromosom dengan suatu nilai acak. Jumlah gen dalam populasi yang mengalami mutasi ditentukan oleh parameter Pmutasi. Setelah beberapa generasi akan dihasilkan kromosom-kromosom yang nilai gennya konvergen ke suatu nilai tertentu yang merupakan solusi terbaik yang dihasilkan oleh Algoritma Genetika terhadap permasalahan yang ingin diselesaikan.

Read more…

Kuliah IT Telkom ,

Instructional Design (Dick and Carey, Robert Gagne’s & Kemp)

December 13th, 2008

I. Pengertian Instructional Design

Instructional design  merupakan cara untuk menyusun media teknologi komunikasi dan isinya untuk membantu agar mempermudah transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. Selain itu, instructional design juga dapat didefinisikan sebagai proses yang ditingkatkan melalui analisis dari pembelajaran yang dibutuhkan dan pengembangan yang sistematik dari material pembelajaran. Proses ini berisi penentuan status awal dari pemahaman peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, dan merancang “perlakuan” berbasis-media untuk membantu terjadinya transisi, dan juga sering menggunakan teknlogi dan multimedia sebagai tool untuk meningkatkan instruksinya. Idealnya proses ini berdasar pada informasi dari teori belajar yang sudah teruji pada ilmu atau seni dalam pembelajaran dan dapat terjadi hanya pada siswa, dipandu oleh guru, atau dalam latar berbasis komunitas. Hasil dari pembelajaran ini dapat diamati secara langsung dan dapat diukur secara ilmiah atau benar-benar tersembunyi dan hanya berupa asumsi.

Sebagai suatu disiplin, desain pembelajaran secara historis dan tradisional berakar pada psikologi kognitif dan perilaku. Namun istilah ini sering dihubungkan dengan istilah yang berbeda dalam bidang lain, misalnya dengan istilah desain grafis. Walaupun desain grafis (dari perspektif kognitif) dapat memainkan peran penting dalam desain pembelajaran, namun keduanya adalah konsep yang terpisah.

Tiga tujuan dari proses Instructional Design adalah :

  • Untuk mengidentifikasi hasil dari instruksi
  • Sebagai pedoman pengembangan content instruksional (scope dan sequence)
  • Untuk menetukan bagaimana keefektivan instruksional akan dievaluasi

Terdapat 3 tipe strategi pada teori Instruction Design:

  1. Strategi Organizational yaitu penjabaran dalam level mikro ataupun makro dan setuju dengan cara penyampaian yang terurut.
  2. Strategi Delivery difokuskan dengan keputusan yang mempengaruhi cara penyampaian informasi ke learner dan pemilihan media instructional.
  3. Strategi Management meliputi keputusan yang akan membantu learner untuk berinteraksi dengan aktivitas yang didesain untuk proses pembelajaran.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari instructional design model yang akan dibahas pada tulisan ini:

  1. Dick and Carey Model
  2. Robert Gagne’s  Model
  3. Kemp Model

Read more…

Kuliah IT Telkom

Sistem Manajemen Nasional (Sismennas)

December 11th, 2008

Politik merupakan cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan politik bangsa Indonesia telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan politik bangsa Indonesia harus dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia. Untuk itu, pembangunan di segala bidang perlu dilakukan. Dengan demikian, politik pembangunan nasional harus berpedoman pada pembukaan UUD 1945 alinea ke-4.

Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR. Selanjutnya, pelaksanaannya dilaksanakan oleh presiden/ Mandataris MPR. GBHN pada dasarnya merupakan haluan negara tentang pembangunan nasional yang ditetapkan setiap lima tahun dengan mempertimbangkan perkembangan dan tingkat kemajuan kehidupan rakyat dan bangsa Indonesia. Pelaksanaannya dituangkan dalam pokok-pokok kebijaksanaan pelaksanaan pembangunan nasional yang ditentukan oleh presiden sebagai mandataris MPR dengan mendengarkan dan memperhatikan sungguh-sungguh pendapat dari lembaga tinggi negara lainnya, terutama DPR. Kebijaksanaan yang telah mendapat persetujuan dari lembaga tinggi negara, khususnya DPR, merupakan politik pemerintah. Jadi, politik pemerintah tidak menyalahi jiwa demokrasi dan tetap berpedoman pada ketetapan MPR.

Politik pembangunan sebagai pedoman dalam pembangunan nasional memerlukan keterpaduan tata nilai, struktur, dan proses. Keterpaduan tersebut merupakan himpunan usaha untuk mencapai efisiensi, daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam penggunaan sumber dana dan daya nasional guna mewujudkan tujuan nasional. Karena itu, kita memerlukan sistem manajemen nasional. Sistem manajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus kegiatan perumusan, pelaksanaan, dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan. Sistem manajemen nasional memadukan seluruh upaya manajerial yang melibatkan pengambilan keputusan berkewenangan dalam rangka penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketertiban sosial, politik, dan administrasi.

Read more…

Kuliah IT Telkom

ERP Solusi Terpadu Sistem Informasi Perusahaan

December 10th, 2008

Pendahuluan

ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya mengangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.

Sistem ERP adalah sebuah terminologi yang secara de facto adalah aplikasi yang dapat mendukung transaksi atau operasi sehari-hari yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya sebuah perusahaan, seperti dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas.

ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Costumer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

Sistem ERP dibagi atas beberapa sub-sistem yaitu sistem Financial, sistem Distribusi, sistem Manufaktur, sistem Maintenance dan sistem Human Resource. Untuk mengetahui bagaimana sistem ERP dapat membantu sistem operasi bisnis Perusahaan. Software ERP yang banyak beredar antara lain: SAP, JDE, BAAN, MFGPro, Protean, Compiere, Adempiere, dll

Read more…

Kuliah IT Telkom

Sejarah Singkat Komputer & Internet

December 10th, 2008

Sejarah Perkembangan Komputer secara umum dapat dibagi menjadi 2 bagian:

  1. Sebelum tahun 1940
  2. Sesudah tahun 1940

Semakin berkembangnya dunia IT di Indonesia, menjadikan masyarakat ingin merasakan kemudahan-kemudahan yang didapat dengan bantuan IT. Kemudahan tersebut sangat membantu sektor lain dalam mengembangkan diri. Sebagai contoh, sistem perkuliahan tidak perlu mengeluarkan banyak dokumen (kertas) dalam mencatat administrasinya, juga dalam hal pengarsipan. Contoh lain bisa dilihat dengan bantuan IT, komunikasi antar perusahaan (pusat dan cabang) dapat dilakukan lebih cepat dan terdokumentasi dengan bantuan e-mail, chatting, bahkan video conference.

Namun, kemudahan-kemudahan tersebut harus ditukar dengan biaya yang cukup mahal. Sehingga jika kita tidak menghitung pengeluaran yang akan dibutuhkan untuk IT, bisa jadi malah harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Dari sisi manajemen, hal tersebut merupakan kebijakan yang salah dalam membangun suatu sistem.

Komponen yang dibutuhkan dunia IT, bisa dibagi menjadi bagian:

  1. Hardware (Perangkat Keras)
  2. Software (Perangkat Lunak)
  3. Brainware (Manusia)

Hardware sangat dibutuhkan karena menjadi garis depan dalam dunia IT. Sayangnya, Hardware harus bisa di kendalikan sehingga bisa menjadi suatu sistem yang berguna. Software dibutuhkan untuk mengendalikan hardware supaya bisa digunakan sesuai dengan rancangan System. Terakhir, Brainware yang akan menggunakan Software tersebut yaitu manusia.

Read more…

Kuliah IT Telkom

ATHG Selama Liburan Idul Fitri

December 9th, 2008

Hari raya Idul Fitri merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh kaum Muslimin seluruh dunia, karena hari itu merupakan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan. Khusus untuk Bangsa Indonesia hari raya Iedul Fitri dirayakan secara besar besaran. Mulai dari pemerintah, kantor-kantor, unit usaha atau bisnis sampai pelajar dan keluarga menyambut dengan suka cita dan bak menyambut tamu agung. Pemerintah memberi waktu libur seluruh Negeri secara khusus dan bersama - sama selama beberapa hari. Demikian pula kantor-kantor Pemerintah maupun swasta, sekolah dan bahkan bisnis, semua menyambut hari raya dengan meliburkan karyawannya sesuai program Pemerintah. Kesempatan itu dipergunakan oleh Bangsa Indonesia untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga baik yang bertempat tinggal di kota dan di desa. Untuk warga yang merantau, momen lebaran ini akan dimanfaatkan sebagai acara mengunjungi orang tua, sanak kerabat dan teman-teman di kampung atau daerah asal perantau tersebut. Acara balik kampung ini disebut dengan acara Mudik.

Untuk melakukan mudik ini, tiap keluarga akan memersiapkan secara cermat dan penuh perhitungan agar acara mudik dapat berlangsung secara aman, lancar dan sukses. Sukses dalam arti lahir dan batin. Sukses lahir dapat diartikan bahwa pemudik dapat bersilaturahmi dengan sanak kerabat dan handai taulan dengan aman, selamat dan menyenangkan. Sedangkan sukses dalam arti batin, pemudik dapat memperoleh kepuasan batin, dapat mengobati rasa rindu kepada kehidupan masa kecilnya setelah selama setahun bergulat dengan kerasnya kehidupan di kota atau daerah lain. Disamping itu dapat membahagiakan orang tua. Yang tidak kalah bahagianya adalah saat bertemu tema-teman masa kecil yang sama-sama merantau, karena masing-masing akan menceritakan pengalamannya bekerja atau berusaha di tanah rantau.

Kegiatan mudik, dilakukan secara serentak oleh hampir seluruh Bangsa Indonesia baik dari kota besar, kota kecil maupun dari Luar negeri. Mengingat jumlah pemudik sangat besar dan berlalu lalang dari satu tempat ke tempat lain pada saat yang bersamaan, sedangkan fasilitas dan sarana terbatas, maka banyak persoalan yang akan timbul sebagai ekses dari kegiatan tersebut. Akibat tersebut berupa ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan atau populer disebut ATHG.

Timbulnya ATHG disebabkan karena kegiatan mudik dilakukan dengan meninggalkan rumah dan tempat tinggal, bahkan hampir 75 % penghuni suatu kompleks atau hunian meninggalkan tempat tinggalnya, masalah transportasi, masalah finansial, masalah ketersediaan tempat makan di perjalanan, masalah sarana transportasi dll.

  1. Masalah keamanan hunian yang ditinggalkan.
  2. Masalah Transportasi.
  3. Masalah finansial.
  4. Masalah Ketersediaan sarana dan bahan makanan.
  5. Masalah Bahan Bakar Minyak.

Read more…

Kuliah IT Telkom , , ,

Demokrasi & Pelaksanaannya di Indonesia

December 9th, 2008

Pengertian Demokrasi

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaanwarga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Atau dengan kata lain, Demokrasi dapat dikatakan sebagai kekuasaan atau pemerintahan ada ditangan rakyat, yaitu kekuasaan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Macam-Macam Demokrasi:

  1. Demokrasi Sederhana (terdapat di desa).
  2. Demokrasi Barat (kontinen dan Amerika, terdapat di barat).
  3. Demokrasi Kapitalis.
  4. Demokrasi Timur (Negara sosialis seperti Unisoviet, cina, Korut).
  5. Demokrasi Tengah (dianut saat Jerman masa Hitler Dan Itali Masa Mussolini).
  6. Demokrasi Parlementer adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih tinggi dari pada badan eksekutif.
  7. Demokrasi sistem pemisahan kekuasaan.
  8. Demokrasi sistem referendum adalah pengawasan dilakukan oleh rakyat dengan cara referendum.

Model Demokrasi:

  1. Model demokrasi berwawasan radikal (radical democracy)adalah demokrasi yang ditandai dengan kuatnya pandangan bahwa hak-hak setiap warganegara dilindungi dengan prinsip persamaan di depan hukum.
  2. Model demokrasi berwawasan liberal (liberal democracy) merupakan demokrasi yang lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warganegara, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.
  3. Model demokrasi klasik Athena.
  4. Model demokrasi republikanisme protektif dan republika-nisme  perkembangan.
  5. Model demokrasi pro-tektif dan demokrasi developmental, dimana demokrasi ini menempatkan penge-tahuan berpolitik bagi individu, dan bukan menyandarkan mereka pada perlindungan penguasa.
  6. Model demokrasi langsung, yang menempatkan tiap individu memilih dan merealisasikan keinginan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
  7. Model demokrasi kompetisi elite, yang berisi metode pemilihan elite politik yang mampu mengambil keputusan yang diperlukan.
  8. Model pluralisme, yaitu mementingkan kebebasan politik bagi minoritas.
  9. Model demokrasi legal, yang mementingkan prinsip mayoritas yang mampu berfungsi dengan pantas dan bijak.
  10. Model demokrasi partisipatif, yaitu sebuah hak yang sama pada kebebasan dan pengem-bangan diri yang dapat diperoleh dalam sebuah ‘masyarakat partisipatif’.
  11. Model demokrasi deliberatif, yaitu persya-ratan kelompok politik yang dilakukan dengan kesepakatan warga negara yang bebas dan berdasarkan pada nalar.
  12. Model otonomi demokrasi dan demo-krasi kosmopolitan, yaitu demokrasi yang mementingkan kesetaraan dalam sebuah komunitas nasib yang saling melengkapi.
  13. Model demokrasi Terpimpin.
  14. Model demokrasi Pancasila.

Read more…

Kuliah IT Telkom

ASIC (Application Specific Integrated Circuit)

December 9th, 2008

ASIC (application specific integrated circuit) adalah microchip atau semikonduktor yang dirancang untuk aplikasi dengan fungsi yang sangat spesifik atau CPU untuk keperluan khusus sesuai dengan tujuan chip tersebut dibuat. ASIC biasanya digunakan pada produk elektronik seperti kamera, handycam, printer, switch dan lain-lain. Rancangan ASIC melibatkan banyak fungsi dari sebuah library dan mengintegrasikannya kedalam sebuah sirkuit, dan biasanya didesain dalam format full custom design. Dengan menggunakan format ini ada beberapa keuntungan yang didapatkan, antara lain penggunaan area yang lebih sedikit, peningkatan performa serta kemampuan pengintegrasian dengan komponen analog. ASIC modern saat ini biasanya terdiri dari processor 32-bit, blok memori seperti ROM, RAM, EEPROM, dan Flash serta komponen lainnya.

Prinsip Kerja

Prinsip kerja chip ASIC pada umumnya sama dengan cara kerja IC lainnya yaitu dengan menggunakan sel logika, yang merupakan suatu entitas dalam elektronika dan matematika boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Sel logika biasanya diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay). Tiap-tiap sel logika mempunyai beberapa jumlah masukan. Biasanya berjumlah dua hingga 10 masukan. Sel-sel logika juga mempunyai keluaran yang berjumlah satu atau dua, tergantung dari jenis fungsinya.

Sel logika dan komponen lainnya disusun sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk keperluan khusus sesuai dengan tugas yang dikerjakannya, dan instruksi yang ditempatkan pada chip tersebut adalah instruksi yang benar-benar bermanfaat dengan tugas yang akan dilaksanakannya. Akibatnya, tentu biaya dari teknologi tersebut akan lebih rendah, baik dari segi perancangan maupaun proses pabrikasi, sehingga lebih bernilai ekonomis dan powerful.

Read more…

Kuliah IT Telkom